Fakta
tentang kemajuan teknologi yang sangat pesat di era modern ini tidak bisa
disangkali lagi. Teknologi yang berkembang seiring berjalannya waktu, semakin
mempermudah proses komunikasi dan pendapatan informasi. Namun sayang, dalam
beberapa kasus, kemajuan teknologi ini dapat merusak syalom yang sebelumnya
telah kita bangun. Apa maksudnya dari syalom? Kenapa kemajuan teknologi bisa
merusak syalom itu? Kedua pertanyaan itu akan dijelaskan oleh penulis melalui
essay di bawah ini.
Syalom
adalah suatu relasi atau hubungan yang benar antara manusia dan sesama manusia,
manusia dan ciptaan lain dan manusia dengan Allah. Hubungan inilah yang dapat
membantu setiap individu untuk dapat hidup dengan nyaman, aman dan sejahtera.
Jika hubungan ini rusak, maka setiap individu akan hidup di dalam
ketidaknyamanan dan ketidak-amanan akibat adanya perselisihan yang biasanya
menghasilkan musuh. Oleh karena itu, sebagai makhluk sosial manusia perlu untuk
membentuk dan menjaga syalom tersebut dengan baik.
Seperti
yang sudah dikatakan di atas, kemajuan teknologi dapat merusak Syalom. Kemajuan teknologi yang dimaksud oleh penulis dalam
essay ini adalah Handphone. Menurut Psikolog Dr.
Deepika Chopra dari University of Derby, Handphone
(salah satu bentuk kemajuan teknologi) yang kita gunakan bisa menjadi alat yang
dapat menyita waktu kita. Contohnya, waktu yang seharusnya digunakan
untuk belajar, terbuang percuma untuk mengecek status WA, Instagram, ataupun
untuk chatingan dan bermain game. Karena
tidak belajar, kita tidak bisa mengisi soal ujian dengan baik. akibatnya, kita
mendapatkan nilai yang buruk dan dimarahi oleh orang tua. Hal itu sudah pasti
dapat merusak syalom kita dengan orang tua.
Tidak
hanya itu saja, waktu kumpul keluarga-pun biasanya digunakan sebagai waktu
untuk bermain dengan Handphone ataupun
alat elektronik lainnya. Hal ini tidak hanya terjadi pada pelajar dan anak-
anak tetapi pada orang dewasa juga. Akibatnya, hubungan kekeluargaan (hubungan
syalom) kita menjadi sangat rentan dan sangat mudah rusak.
Oleh
karena itu, untuk menjaga syalom dan membentuk syalom yang baik dan benar, kita
harus bisa mengatur waktu kita. Kapan harus memegang alat elektronik dan kapan
harus belajar dan melakukan hal lain yang berguna dan juga hal lain yang dapat
membangun syalom yang benar. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penggunaan
kata. Sekian dan terima kasih.
Sumber: https://www.liputan6.com/tekno/read/2261563/ini-bukti-bagaimana-smartphone-merusak-hidup-anda