Jumat, 29 Maret 2019

Mari Kita Lihat Kembali Sejarah Indonesia!!!


INDONESIAN in HIS STORY

Lewat Konferensi Meja Bundar (KMB), Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia dalam bentuk RIS (Republik Indonesia Serikat). Dengan bentuk negara yang seperti ini, Belanda masih memiliki peluang untuk menguasai Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari Belanda yang masih menguasai Irian Barat. Hal ini membuat RIS merasa tidak adil dan bertekad untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda. Perjuangan perebutan Irian Barat yang dilakukan oleh RIS ini, kembali menghadirkan konflik dengan Belanda.
Perjuangan perebutan Irian Barat tersebut dilakukan dengan dua cara. Cara pertama adalah dengan menempuh jalur diplomasi (diskusi). Namun, cara ini sangat sulit terwujud karena Belanda bersikeras menguasai Irian Barat dan tidak mau melakukan diskusi dengan RIS. Belanda juga ingin membuat Irian Barat menjadi “Negara Papua”, agar Belanda bisa dengan mudah menguasai Irian Barat. Hal ini membuat RIS tidak tinggal diam dan kembali melakukan perjuangan untuk merebut kembali Irian Barat lewat jalur konfrontasi militer. Melalui jalur ini “Negara Papua” atau yang sering disebut juga “Negara Boneka Belanda” gagal dibentuk. Karena semua peristiwa itu, konflik antara RIS dan Belanda semakin menjadi- jadi. Hal ini membuat PBB tidak tinggal diam. Dengan bantuan Ellsworth Bunker yang dikirim oleh PBB, rencana Bunker akhirnya disusun. Dengan rencana bunker yang berisi ketentuan dimana Irian Barat harus diserahkan kembali ke RIS dan PEPERA (Penentuan Pendapat Rakyat) harus dilaksanakan, maka RIS berhasil merebut Irian Barat dari tangan Belanda. Setelah Irian Barat kembali ke tangan RIS, RIS mengubah bentuk negaranya menjadi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Setelah berubah  menjadi NKRI, Indonesia masih harus mengalami beberapa konflik akibat pemberontakan yang dilakukan oleh warga negaranya sendiri. Salah satu pemberontakan yang paling terkenal adalah pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia). Partai ini memiliki tujuan untuk mengubah ideologi NKRI menjadi Negara komunis. Banyak pihak yang menolak hal ini, tapi tidak sedikit juga yang setuju dengan PKI. Hal ini mengakibatkan terjadinya G30S (Gerakan 30 September) dimana para anggota PKI dan para jenderal- jenderal TNI AD yang mendukung PKI diculik dan dibunuh secara kejam. Setelah hal itu, masih ada lagi pemberontakan- pemberontakan di Indonesia yang berhasil diatasi sehingga NKRI bisa bertahan sampai sekarang.
Semua perjuangan Bangsa Indonesia yang dahulu itu telah melahirkan Negara Indonesia yang sekarang ini. Kelahiran Negara Indonesia ini, tidak lahir dari perjuangan kecil, melainkan lahir dari perjuangan yang sangat besar dan sangat panjang. Kita tahu bahwa perjuangan melawan penjajah bukanlah perjuangan yang gampang seperti saat kita bermain PUBG ataupun Free Fire. Hidup dan mati di game bukanlah apa- apa dibanding hidup dan mati di tengah perperangan yang nyata. Oleh karena itu, sebagai penerus bangsa yang mengerti susahnya perjuangan para pejuang kita, kita harus bisa menjaga negara kita, titipan para pejuang kita.
Selain titipan para pejuang kita, negara Indonesia juga adalah titipan Tuhan YME. Tanpa Tuhan negara ini tidak mungkin ada. Mulai dari awal, dialah yang menciptaka bumi, tempat tanah Indonesia ini ada dan dia juga yang mengatur semua perjuangan- perjuangan yang dilakukan Bangsa Indonesia, sehingga Bangsa Indonesia dapat mencapai kemerdekaannya. Coba saja kalian bayangkan, bagaimana jika saat Indonesia dijajah oleh para penjajah, tidak ada rakyat yang mau membela? Bukankah sampai sekarang Indonesia masih menjadi negara yang terjajah? Tetapi karena Tuhan selalu menyiapkan rancangan yang bukan kecelakaan, maka sekarang Indonesia bisa menjadi negara yang merdeka dan berdaulat.
Oleh karena itu, sebagai penerus bangsa kita harus memiliki sikap patriotisme yang tinggi, yang mau belajar dan berusaha, agar kedepannya dapat memajukan bangsa dan negara sendiri. Kita juga harus memiliki rasa cinta tanah air, sehingga saat besar nanti kita bisa memajukan negara sendiri, bukan negara lain. Oleh karena itu, kita harus bisa berjuang keras mulai dari sekarang karena ini adalah perperangan kita. Seperti ada kalimat “kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi?”
Jadi, jangan pernah berkecil hati sebagai anak Indonesia, karena Indonesia adalah negara yang sungguh menakjubkan titipan Tuihan YME dan para pejuang- pejuang kita yang terdahulu. Jangan pernah kita bosan terhadap sejarah, karena lewat sejarahlah kita mengerti perjuangan para pejuang kita dan dari situlah kita belajar menghargai negara ini. Sehingga kedepannya negara ini dapat lebih berkembang lagi dibanding sekarang.


Ps: Sekian dulu refleksi saya tentang sejarah Indonesia, semoga kalian menyukainya. Sampai bertemu lagi di artikel selanjutnya.

Sabtu, 16 Februari 2019

Handphone dan Shalom



Fakta tentang kemajuan teknologi yang sangat pesat di era modern ini tidak bisa disangkali lagi. Teknologi yang berkembang seiring berjalannya waktu, semakin mempermudah proses komunikasi dan pendapatan informasi. Namun sayang, dalam beberapa kasus, kemajuan teknologi ini dapat merusak syalom yang sebelumnya telah kita bangun. Apa maksudnya dari syalom? Kenapa kemajuan teknologi bisa merusak syalom itu? Kedua pertanyaan itu akan dijelaskan oleh penulis melalui essay di bawah ini.
Syalom adalah suatu relasi atau hubungan yang benar antara manusia dan sesama manusia, manusia dan ciptaan lain dan manusia dengan Allah. Hubungan inilah yang dapat membantu setiap individu untuk dapat hidup dengan nyaman, aman dan sejahtera. Jika hubungan ini rusak, maka setiap individu akan hidup di dalam ketidaknyamanan dan ketidak-amanan akibat adanya perselisihan yang biasanya menghasilkan musuh. Oleh karena itu, sebagai makhluk sosial manusia perlu untuk membentuk dan menjaga syalom tersebut dengan baik.
Seperti yang sudah dikatakan di atas, kemajuan teknologi dapat merusak Syalom.  Kemajuan teknologi yang dimaksud oleh penulis dalam essay ini adalah Handphone. Menurut  Psikolog Dr. Deepika Chopra dari University of Derby, Handphone (salah satu bentuk kemajuan teknologi) yang kita gunakan bisa menjadi alat yang dapat menyita waktu kita. Contohnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar, terbuang percuma untuk mengecek status WA, Instagram, ataupun untuk chatingan dan bermain game. Karena tidak belajar, kita tidak bisa mengisi soal ujian dengan baik. akibatnya, kita mendapatkan nilai yang buruk dan dimarahi oleh orang tua. Hal itu sudah pasti dapat merusak syalom kita dengan orang tua.
Tidak hanya itu saja, waktu kumpul keluarga-pun biasanya digunakan sebagai waktu untuk bermain dengan Handphone ataupun alat elektronik lainnya. Hal ini tidak hanya terjadi pada pelajar dan anak- anak tetapi pada orang dewasa juga. Akibatnya, hubungan kekeluargaan (hubungan syalom) kita menjadi sangat rentan dan sangat mudah rusak.
Oleh karena itu, untuk menjaga syalom dan membentuk syalom yang baik dan benar, kita harus bisa mengatur waktu kita. Kapan harus memegang alat elektronik dan kapan harus belajar dan melakukan hal lain yang berguna dan juga hal lain yang dapat membangun syalom yang benar. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penggunaan kata. Sekian dan terima kasih.


Senin, 21 Januari 2019

Handphone dapat Merusak Relasimu!!!



     Hai teman- teman.... Selamat datang kembali di blog saya😊😊😊

     Seperti judulnya, saya akan membahas tentang Handphone yang dapat merusak relasimu dengan orang -orang sekitar. Loh, kok bisa? Bukannya dengan Handphone kita dapat menambah teman?... Pernyataan diatas memang ada benarnya juga... Tapi sadarlah, kalau teman yang kamu dapatkan dari relasi yang kamu bangun menggunakan Handphone, tidak akan  bertahan lama seperti teman yang kamu dapat dari relasi yang kamu bentuk sendiri... Hal ini dikarenakan jika hanya menggunakan Handphone orang- orang hanya bisa melihat sisi luarmu... Begitu juga kamu yang hanya bisa melihat sisi luarnya dan tidak tahu siapa sebenarnya orang itu.... Hubungan yang dibentuk seperti ini tentu saja tidak akan bertahan lama.
    Lalu sadarlah juga.... orang- orang yang lebih sering menggunakan Handphone akan sulit untuk membangun relasi diluar sana... Alasannya karena dia akan menjadi kurang PD (Percaya Diri) saat berhadapan dengan kenyataan. Dia akan menjadi ragu untuk berteman dengan orang yang ada di luar sana karena akan memiliki rasa takut dikhianati dan dijauhi oleh orang- orang. Mereka yang lebih sering menggunakan handphone akan cenderung berpikir teman tidak lebih berarti dibanding hal lain.
     Hal inilah yang membuat anak- anak zaman sekarang lebih sering bersama dengan Handphone dibanding dengan seseorang. Bahkan disaat mereka sedang dalam masalah, kebanyakan dari mereka akan lebih memilih untuk "curhat" di media sosial , ketimbang berbagi cerita dengan seseorang. Sebenarnya, menurut penelitan para ahli, "curhat" di media sosial tidak akan bisa mengurangi rasa stres seperti saat kita "curhat" kepada sesama. Selain itu, akan lebih bagus kalau kita "curhat" kepada sesama, karena kita bisa langsung mendapat tanggapan dari mereka, entah dalam bentuk kritikan, dukungan, ataupun solusi. Namun sayang, banyak sekali anak muda yang tidak menyadari tentang fakta ini dan tetap lebih memilih untuk curhat di media sosial, ketimbang pada orang lain.
     Oleh karena itu, ada beberapa hal yang dapat kalian lakukan agar kalian bisa tetap memiliki hubungan yang baik di luar sana dan bisa mengatasi masalah kalian dengan baik. Berikut, beberapa hal tersebut:

  1. Cobalah, untuk tidak terlalu bergantung kepada Handphone, biasakan diri dan pikiranmu untuk selalu mencari dan melakukan hal yang dapat kamu lakukan tanpa bantuan Handphone.
  2. jika sedang dalam masalah, cobalah untuk berbicara kepada orang lain dan jangan mencoba untuk "curhat" di media sosial lagi. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, hal itu sama sekali tidak membantu, dan bahkan dengan melakukan hal itu kamu bisa menjadi lebih terluka akibat kritikan dan komen dari beberapa orang mengenai statusmu.
  3. Jadilah orang yang taat, hal ini berguna agar kedua hal diatas dapat kamu laksanakan dengan baik.
     Mungkin ini saja dari saya hari ini, terima kasih karena sudah mengunjungi blog- ku....... See You....

Tips- tips untuk memiliki relasi yang baik saat "chatingan" dengan teman

Buat kalian yang sering merasa takut saat ingin chat dengan seseorang atau buat kalian yang sering mengalami masalah saat chatingan dengan seseorang.... Kuy simak penjelasan di bawah ini....
Saat chatingan sebaiknya kita :
  1. Menggunakan bahasa yang sopan, apalagi kalau chatingan-nya sama orang yang lebih tua hal ini    patut dipatuhi nihh..... 😁😁
  2. Tidak menggunakan bahasa yang kasar, dan yang dapat menyinggung perasaan orang lain.... apalagi kalau temen chat kamu adalah tipe orang yang sensitif.... harus super duper hati- hati nih....😊😊😊
  3. jangan spam!....ini nih yang harus diperhatikan oleh anak- anak jaman now... apalagi yang hobinya spam....
  4. jangan menyebar hoaks atau berbagai situs yang tidak baik.... bagaimanapu juga, bagikanlah hal yang bermanfaat.👍👍👍

mungkin sekian saja dari saya kali ini..... sampai bertemu di artikel selanjutnya.....

Mari Kita Lihat Kembali Sejarah Indonesia!!!

INDONESIAN in HIS STORY Lewat Konferensi Meja Bundar (KMB), Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia dalam bentuk RIS (Republik...